[Day 48] Renungan Pagi

Sunday, January 16, 2011

Bayangkan ketika kamu terbangun pada pagi hari. Kamu merasa terbangun seperti hari-hari sebelumnya. Lalu, kamu bangkit dari tempat tidurmu. Dan kamu menyadari sesuatu.


Jiwamu tidak ada di dalam ragamu. Ragamu terlihat dingin. Saat kamu berkaca, kamu tidak melihat apa-apa. Kamu seperti angin. Apa yang ingin kamu sentuh selalu lolos. Kamu menangis. Itu pun begitu terlambat.



Lalu, orangtuamu membuka pintu kamarmu dan melihat ragamu tergeletak kaku, dingin, dan tak bernyawa. Kamu rasanya ingin memeluk mereka. Tapi ingat, kamu tidak bisa.



Kemudian, kamu melihat orangtuamu mengguncang ragamu itu. Apa perasaanmu? Ingin kembali ke ragamu, lalu bangun dan berkata, "aku disini ayah, ibu.."


Dan akhirnya, ragamu menyatu kembali dengan tanah. Itu membuat banyak orang membuang air matanya. Mereka anggap itu tidak sia-sia. Padahal, untuk apa mereka menangis? Kamu tidak bisa kembali lagi kan?



Bersyukurlah kepada Tuhan karena masih memberimu berkumpul dengan keluargamu. Bersykurlah karena Tuhan masih mengizinkanmu melihat mentari pagi.


~ semoga bacaan ini menyentuh hatimu..~

You Might Also Like

3 comment(s)

  1. Aku tersentuh......
    Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan untuk hidup di dunia ini!Biar di akhiratnya baik!

    ReplyDelete
  2. betul banget kak.. :)
    bagus deh kalau kakak tersentuh..
    berarti bacaan ini benar-benar menyentuh.. *hebat..!

    ReplyDelete

If you want to comment my post, it's okay! But, you must remember:
NO spam and NO porn

My Recent Posts

    Subscribe me by Email