[Day 17] Cokelat Pertama dari Kakak

Sunday, July 04, 2010

Sonia, adalah seorang anak kota yang cukup terkenal entah kenapa, mungkin bakatnya dalam melukis. Dia punya kakak yang sangat menyebalkan, nama kakaknya Stella. Mereka anak kembar, tapi mereka tidak bisa dibilang kembar yang identik karena sifat mereka jauh beda.

2 hari lagi peringatan hari kasih sayang tiba. "Aku dihadiahkan apa?" tanya Sonia tiba-tiba. "Kamu? Kuhadiahkan? Hahaha! Lelucon! Aku akan menghadiahkan Johnathan bunga yang harum sekali!" jawab Stella. "Huh! Aku kira aku dihadiahkan juga! Dasar, kamu jahat!" Sonia meninggalkan kamarnya. Sonia memang satu kamar dengan Stella. Sonia mendengar Stella tertawa-tawa.

"Bunda... Huaaaa.." Sonia mendatangi bunda dengan raut wajah sedih. "Kenapa, sayang?" tanya bunda. "Stella... Stella... jahat! Huaaaa!!" Sonia terisak. "Kenapa kakakmu? Mulai jahil?" tanya Bunda. Secara tidak sengaja Stella mendengar percakapan bunda dan Sonia, lalu berlari ke kamar entah kenapa. Wajahnya begitu sedih. "Stella tidak mau memberiku hadiah untuk hari kasih sayang! Kakakku jahat! Huaaa... hiks..hiks..." jelas Sonia sambil terisak.

Sementara itu, di kamar Stella...
"Aku jahat! Kenapa aku tidak memberikan hadiah untuk adikku? Aku menganggapnya remeh! Selama ini aku selalu pelit kepadanya, menjahilinya, menyakiti hatinya! Uh, sungguh bodoh aku!" Stella berkata sendiri dengan penuh penyesalan. Dia mulai terisak. "Tapi, apakah aku akan memberinya cokelat termanis di kota ini?" tanya Stella pada dirinya sendiri. "Oke! Aku akan memberikan Sonia sekotak cokelat!"


Saat hari kasih sayang tiba...
"Ayah, bunda, aku akan memberikan kalian berdua sebuah kalimat yang manis yang belum pernah bunda dan ayah dengar. Ayah dan bunda tak pernah mendengar kata-kata semanis ini, kan?" Sonia membisikkan sesuatu kepada ayah dan bundanya. "Ayah, bunda, aku akan selalu mengingat ayah dan bunda karena aku anak bunda yang baik." Stella memberikan dua kuntum bunga mawar untuk ayah dan bunda. "Sonia adikku, ini spesial untukmu. Cokelat campuran rasa Raspberry dan Chocolate, ini aku membuatnya sendiri. Makanlah ini, mungkin kamu suka." Stella menyerahkan sekotak cokelat kepada Sonia. "Maafkan kakak ya, telah berbuat jahat kepadamu. Kakak berjanji!" tambah Stella. "Wah, makasih Stella! Ini cokelat pertama dari kakakku yang cantik! Selama hari kasih sayang, aku tidak pernah diberi hadiah, kecuali ayah dan bunda yang selalu memberiku hadiah. Makasih kak!" Sonia senang karena mendapatkan hadiah cokelat pertama dari kakaknya.


~tamat~

You Might Also Like

0 comment(s)

If you want to comment my post, it's okay! But, you must remember:
NO spam and NO porn

My Recent Posts

    Subscribe me by Email