#blogcompetition

Life Journey Bersama Jam Tangan

Monday, January 15, 2018

Waktu kecil, gue suka banget koleksi jam tangan. Berbagai jenis jam tangan gue koleksi, ada yang dari pemberian orangtua, ada yang nyuri dari kakak, ada juga jam tangan hadiah dari snack-snack yang gue beli, jam tangan yang pake magnet, jam tangan merk monol (believe me, jam tangan ini super ngehits banget jaman gue SD), sampe jam tangan yang keluar dinosaurusnya juga ada. Semua jam tangan tersebut gue simpen di kotak segede kotak susu ultramilk. Iya, isinya jam tangan semua.

Kenapa dulu gue suka ngoleksi jam tangan? Nggak tau kenapa, keren aja gitu. Tapi sebenernya, alasan gue suka jam tangan adalah kakak gue. Dia berhasil meracuni gue dengan jam tangan kepunyaannya yang bagus banget, jam tangan putih ada gambar narutonya sebagai background jarum penunjuk detik dan menit. Selain kakak gue, orangtua gue juga racun. Beliau selalu kemana-mana pakai jam tangan, dan bagi gue itu elegan banget. ...(read more)

diary

2017: The Struggle is Real

Friday, January 12, 2018

picture source: picsArt

Selamat tahun baru 2018 semua!

First of all, gue mau minta maaf dulu karena udah ngebiarin blog ini mati suri dan nggak ngebalas blogwalking-blogwalking kalian semua, para pengunjung. Gue juga baru tau kalau format cbox udah baru dan nggak bisa make format lama lagi, jadi kotak chat gue masih kosong sekarang dan feel free to fill! Gue punya alasan tersendiri kenapa nganggurin blog ini for the rest of 2017, dan alasannya cukup simpel; sibuk.

Sibuk?

2017 itu jadi tahun yang paling berat buat gue, kalau dibandingin sama tahun-tahun sebelumnya. 2017 itu tahun di mana gue bener-bener struggle untuk mendapatkan apa yang gue inginkan━menyandang status 'mahasiswa'. Jangan salah, buat mendapat status mahasiswa itu perjuangannya luar biasa, pake nangis.

Jadi, gue akan menceritakan dari saat gue duduk di kelas 12 (3 SMA) semester 2. Di semester ini, siswa-siswi kelas 12 udah nggak terlalu belajar materi SMA kelas 12 lagi, melainkan belajar untuk USBN dan UN. Bedanya USBN sama UN itu apa? Kalau USBN itu semua mata pelajaran diuji, sedangkan UN hanya menguji mata pelajaran tertentu. Angkatan gue adalah angkatan pertama yang menerapkan sistem USBN dan UN milih, maksudnya kalian bisa memilih satu mata pelajaran dari peminatan kalian.

Gue termasuk beruntung karena gue masuk 50% yang qualified untuk ikut jalur undangan alias SNMPTN. Tapi disini gue egois, gue milih jurusan Sistem Informasi UI, tanpa sadar diri kalau nilai gue masih rendah banget buat jurusan itu, karena banyak yang bilang SI UI itu susah banget buat lolos. Gue juga berkesempatan buat ikut PPKB UI, tapi dengan jiwa egois dan nggak tau diri, gue masih milih Sistem Informasi. Gue dibutakan sama kalimat 'pilih jurusan sesuai cita-cita kalian'. Disini gue, dan kalian semua yang akan mengalami, bakalan dihadapin sama pilihan antara ikutin cita-cita atau sadar diri aja? Alhasil, gue ditolak SNMPTN dan PPKB. Tapi gue masih tenang, karena ada SBMPTN dan beberapa ujian mandiri lainnya.

SBMPTN. Gue masih berjiwa egois, udah bener-bener buta sama kalimat tadi. Gue milih SI UI, SI UB, SI Undip, yang which is semuanya bener-bener susah dimasukin. Daritadi gue bilang SI itu jurusan yang susah dimasukin. Kenapa? Di era teknologi kaya gini, orang-orang yang punya skill teknologi pasti dibutuhin banget. SI itu jurusan yang istilahnya kekinian lah, dan prospek kerjanya juga mumpuni. Thats why SI itu paling banyak diminati, mendahului teknik. Ohiya, gimana SBMPTN? Kalian udah bisa nebak hasilnya, ditolak lagi.

Akhirnya gue daftar beberapa ujian mandiri yang biaya daftarnya tentu nggak sedikit. Gue udah mulai sadar kalau gue harus sadar diri dalam milih jurusan. Tapi di poin ini, nggak tau kenapa disini gue bener-bener jatuh, bener-bener kaya ada di titik kehidupan yang paling rendah. Gue bahkan udah nyerah sama cita-cita gue, bisa kuliah di jurusan komputer. Gue even ngomong, "aku gak mau milih komputer lagi, nggak bakal keterima." Pikiran gue udah lari kemana-mana; jurusan mana aja deh yang penting keterima dan PTN. Gue nangis, sih, tapi orang tua gue nggak berenti-berentinya nyemangatin. PTS gapapa, asalkan kuliah di jurusan yang bener-bener dipengenin. Yaudah, gue sama nyokap nyari-nyari PTS yang bagus, dari siang sampe malem.

Selama milih PTS, gue sama orangtua gue debat terus. Kita diskusiin tempat kuliahnya, jarak dari rumah, transport gimana. Pernah sempet gue agak cekcok gitu sama ortu, gue pengen kampus *sensor*, tapi biaya BPP nya terlalu mahal. Tapi kalian harus inget, Tuhan itu pasti campur tangan. Tiba-tiba aja gue dipertemuin sama kampus yang jadi tempat kuliah gue sekarang. Nggak terlalu jauh, pulang bisa bareng bokap, kemungkinan gue diterima di jurusan yang gue mau juga besar. Gue akhirnya daftar pakai jalur prestasi (pakai rapot semasa SMA). Alhamdulillah banget, akhirnya gue diterima di jurusan Sistem Informasi plus beasiswa (potongan bayaran) 60%. Buat yang kepo gue kuliah dimana, bisa lihat di About Me di navigasi😋

Karena gue kuliah di jurusan yang gue cita-citain banget, itu juga membantu proses belajar gue selama kuliah. Perbandingan diri gue saat kuliah sama diri gue saat SMA juga beda banget. Pas SMA, gue nggak bakal bela-belain belajar sampai tengah malem. Tapi semenjak kuliah, gue bela-belain banget belajar sampai tengah malem hampir subuh, padahal gue pulang kuliah juga malem. Tapi hasilnya worth it, IPK semester 1 gue di atas 3😁 Gue bersyukur, sih, walaupun nggak PTN, at least gue kuliah di jurusan yang gue pengenin. Banyak kasus temen-temen gue yang pada nggak betah karena jurusannya juga ngasal, yang penting masuk.

Saran dari gue buat para kelas 12 berdasarkan pengalaman gue tahun 2017:
  1. Mulai belajar banget buat SBMPTN dari sekarang, karena yang ikut SBMPTN nggak angkatan kalian aja, tapi ada angkatan setahun/2 tahun/3 tahun di atas kalian.
  2. Jangan berharap sama SNMPTN. Berdoa nggak salah, tapi jangan terlalu berharap, karena yang ikut SNMPTN itu bukan sekolah kalian aja, tapi satu Indonesia.
  3. Pilih jurusan yang kalian pengenin banget tapi teteup harus sadar diri sama nilai kalian, jangan gengsi.
  4. PTN atau PTS nggak masalah, nggak ada bedanya, kok. Sama-sama kuliah juga. Tapi kalau PTS, pilih kampus yang emang udah jelas bagus, ya.
  5. Banyakin doa, buat yang muslim, rajin puasa sama sholat malem.
Thats all. Semoga bermanfaat buat kalian, and good luck!

diary

Attending College in 3...2...1...

Friday, March 24, 2017

picture source: weheartit

It's been a century since i posted my previous entry, right? Okay, um, i kind of surprised and feel miserable at the same time because it's near April already. Like literally, time is too fast enough. Basically, in the new year, in the interim people will make resolutions. But if people ask me 'what is your resolution?', i dont have any of those bullshit resolutions. But i do have made some like four years ago, but no one was actually happened or reached lollll.

But there is a resolution that I have in my entire high school life, to attending superb college. At the beginning of December, i did my final exam, you know, what a stress day. First of all, when i knew all of my scores, i sort of disappointed because my scores aren't that pleasant. But luckily, my teachers gave me one more chance to increase my scores, because me and all of 12 grader are about to attend college, you know it. So, in order to that, i used my last chance as good as possible. I go home at 3 pm everyday. What a good student :') And, my final report is not that bad actually, at least all of my scores surpass 80 (and 80 also my school's minimum completeness criteria). But my main question is, could my scores make me pass university admission (Indonesian people call it SNMPTN)?

I have garbled feelings and also curious at the same time, what it feels like to be a college student. From my point of view, college is like overlapping tasks, new friends and personalities, feeling super tired, come home late, away from family (most of student college, actually), and stay in 'kos-kosan'. And if I settled down at some place near my college but away from my family, I think I need to do part-time jobs just to buy food loll. And there is one more concern of mine.

I am, a little bit, kind of, hard of making friends, I mean like it feels so hard for me to open a conversation with other stranger first. I tend to wait for people to say hi to me first, and even make a conversation. I have combination of personalities, introvert and also, extrovert. I am likely to be introvert in specific situation like meeting strangers, making friends, or be in a big circumstance like party, I just want to be with my close friends, like, I am uninterested to greet another people. So, when does my extrovert personality works? It just works whenever I am with my squad. I like to talk with more than one people, I dont know why but it feels awkward to talk with just one person. If I talked with more than one, I feel like there are so many interests and topics to discuss. People who doesn't know me yet, will have thoughts of me like I am soooo silent, either motionless. It is because if I said hi first, I am afraid it would turns out to be a super awkward conversation, or I dont know anything else to say, or I dont know how to search another topics, or answer their questions without making anything so awkward. That's what I'm afraid of.

And nooow, I have finished my exams and there is only Ujian Nasional left, and being a near-graduate-twelve-grader person, i have to plan where i want to continue my education. Well, i've planned it. I really REALLY want to continue at one of the best university in Indonesia, located at Depok, its University of Indonesia. But i feel super anxious, and i can feel my perplexity inside my head. Entering college is not as easy as i thought. I've opined that if I want to go to college, you only have to get good grades. The reality is, you HAVE to compete with other students all over Indonesia, especially when you planned to go to one of the most prestigious college in Indonesia. I finished my SNMPTN registration, entered PPKB UI, and i will register myself as SBMPTN participant on April. I'm just hoping that i could go to the college that i want.

Sorry for my long concern, yeah well im trying to relieve my stress lol. Bye💖